Kamis, 26 November 2009

Bersiap Melihat Saham Tumbang, Tahun Depan?

Untuk melihat perkembangan pasar kedepan apakah cenderung bullish atau bearish, kita memperhatikan komentar dari analis teknikal, Robert Prechter – Elliot Wave Internasional President berdasarkan chart.

Prechter mengatakan kepada Fast Money, “Kita berada pada titik kritikal harga dan waktu,” dan akan ada bunyi bell bahwa kita berada pada sisi negatif.

Turun Tajam di masa mendatang

“Saya kira kita akan melihat S&P merosot tajam di 2010. Setidaknya akan sama seperti yang kita lihat di 2008.” Diperkirakan saham akan sangat bearish karena terlalu banyak investor melihat bullish. “Di kuartal pertama hanya 2% trader yang melihat bullish dan sekarang hampir 90%,” ujarnya.

Tetapi, apa yang perlu dikhawatirkan? Karena selama 8 bulan terjadi rally, “akan ada kontraksi nyata pada momentum. Terjadi penurunan pada rasio Naik/Turun yang terus meningkat seiring dengan penurunan volume.” Dan itu menjadi sinyal kombinasi ekstrim bullish pelaku pasar bersamaan dengan penurunan momentum,” katanya.

“Saya melihat bullish dollar AS.” kata Precher. “Kita mendapati 97% trader bullish pada emas dan hanya 3%-8% bullish pada dollar. Bagi saya ini di rekayasa.” Dengan kata lain, Precher menganggap bahwa dollar AS akan kembali menguat. “Saya tidak dapat mengatakan kapan persisnya akan terjadi namun ini adalah kebalikan dari bulan Maret ketika komoditi mencapai titik bottom dan dollar mencapai puncak.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar