
(News)Indeks Kospi Futures (KSZ9) membuka perdagangan akhir pekan lalu denganb erada pada level 212.50 atau tidak mengalami perubahan dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Selama perdagangannya kemarin, Indeks Kospi terlihat cenderung mengalami penguatan selema perdagangan meskipun range yang terjadi terlihat relatif kecil. Penguatan saham-saham Eksportir, Finansial dan Komoditi terlihat menjadi pemicu utama pegnuatan Indeks, selain juga faktor Bank Sentral. Indeks Kospi Futures akhirnya menutup perdagangan kemarin dengan berada pada level 216.60 atau mengalami penguatan hingga sebesar 410 point dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Penguatan yang terjadi pada Dollar Amerika pasca pernyataan Ben Bernanke mengenai pengetatat sektor sensitif untuk kembali melancarkan jalannya recovery ekonomi, terlihat menjadi salah satu pemicu penguatan Indeks Kospi pada perdagangan akhir pekan lalu. Penguatan Indeks Kospi pada perdagangan kemarin juga terlihat terpengaruh degnan kembali menguatnya harga minyak dunia yang membuat saham-saham di sektor Energi dan Komoditi mengalami penguatan.
Pada akhir pekan lalu, Bank Sentral Korea Selatan juga terlihat mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Hal ini dinilai cukup baik dibandingkan harus melakukan Cut Rate. Dengan keputusan ini, diharapkan para pelaku Bisnis Luar Negeri akan kembali menanamkan modalnya di Korea Selatan.
Untuk perdagangan hari ini, Indeks Kospi Futures diperkirakan akan mengalami pergerakan yang tidak terlalu besar. Hal ini disebabkan dengan ditutupnya market Jepang seiring adanya hari libur Nasional. Pergerakan Indeks Kospi di awal pekan ini akan terpengaruh dengan pergerakan harga minyak dunia dengan beberapa data ekonomi yang dirilis di Amerika akhir pekan lalu.
Penguatan yang terjadi pada Dollar Amerika pasca pernyataan Ben Bernanke mengenai pengetatat sektor sensitif untuk kembali melancarkan jalannya recovery ekonomi, terlihat menjadi salah satu pemicu penguatan Indeks Kospi pada perdagangan akhir pekan lalu. Penguatan Indeks Kospi pada perdagangan kemarin juga terlihat terpengaruh degnan kembali menguatnya harga minyak dunia yang membuat saham-saham di sektor Energi dan Komoditi mengalami penguatan.
Pada akhir pekan lalu, Bank Sentral Korea Selatan juga terlihat mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Hal ini dinilai cukup baik dibandingkan harus melakukan Cut Rate. Dengan keputusan ini, diharapkan para pelaku Bisnis Luar Negeri akan kembali menanamkan modalnya di Korea Selatan.
Untuk perdagangan hari ini, Indeks Kospi Futures diperkirakan akan mengalami pergerakan yang tidak terlalu besar. Hal ini disebabkan dengan ditutupnya market Jepang seiring adanya hari libur Nasional. Pergerakan Indeks Kospi di awal pekan ini akan terpengaruh dengan pergerakan harga minyak dunia dengan beberapa data ekonomi yang dirilis di Amerika akhir pekan lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar