Kamis, 23 April 2009

Nomura Akan Bukukan Rugi Tahunan US$7.2 Milyar: Laporan

Nomura Holdings, broker terbesar di Jepang, kemungkinan akan membukukan rugi bersih sebesar US$7.2 milyar untuk tahun keuangan lalu, sebagian besar disebabkan biaya pembelian operasional Lehman Brothers, menurut laporan dari harian bisnis Nikkei.

Saham Nomura turun hampir 4 persen pada sesi perdagangan Kamis pagi (23/04) setelah harian bisnis Nikkei merilis laporannya.

Rugi sebesar 700 milyar yen ini akan menjadi salah satu yang terbesar yang akan dibukukan oleh perusahaan Jepang untuk tahun keuangan lalu.

Nomura juga telah terhantam keras oleh kerugian trading, kerugian yang berkaitan dengan Islandia dan penipu investasi terbesar Bernard Madooff. Maret lalu, Nomura terpaksa menambah permodalannya sebesar 280 milyar yen melalui penerbitan saham baru.

Nomura dalam pernyataannya, sesuai yang dikutip CNBC, belum akan merilis keuangannya dan akan mengumumkannya pada hari Jum'at (24/04).

Nomura membeli aset operasional Lehman Brother di Asia, Eropa dan Timur Tengah pada bulan September lalu, beberapa saat setelah Lehman Brother menyatakan kebangkrutannya.

Menurut harian Nikkei, Nomura juga terlihat telah terpukul oleh penghapusbukuan dari persediaan sekuritas yang akan dijual ke investor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar